Keris dan Berbagai Fungsinya

0 1.779

Pada jaman kerajaan dulu, keris selain berfungsi sebagai senjata tikam juga berfungsi sebagai ageman, dan juga berfungsi sebagai pusaka piyandel. Bahkan selain fungsi-fungsi tersebut diatas, ada beberapa fungsi penting keris lainnya yaitu :

  • Minangka Bebungah yaitu sebagai hadiah dari raja kepada abdinya yang berjasa. Contoh paling legendaris adalah Kinatah Gajah Singa yang merupakan bebungah dari Sultan Agung Hanyokrokusumo kepada prajurit dan panglimanya yang berjasa menumpas pemberontakan adipati pregola di Pati.
  • Sebagai Penanda Kedudukan. Keris dengan sandhangan tertentu, pada jaman dulu hanya boleh dikenakan oleh kalangan tertentu.
  • Penanda peristiwa besar bersejarah. Contoh klasik legendaris keris sebagai penanda peristiwa besar bersejarah adalah Kanjeng Kyai Kopek pada peristiwa palihan nagari.
  • Sebagai Kancing Gelung, yaitu keris yang diberikan oleh mertua kepada mantu laki-lakinya sebagai simbol ikatan dan penyerahan tanggung jawab anak gadisnya kepada sang mantu.
  • Sebagai sulih sarira, yaitu keris berfungsi sebagai pengganti keberadaan person pemilik keris. Pada upacara adat pernikahan jawa jaman dulu, apabila pengantin laki-laki berhalangan hadir maka kedudukannya bisa digantikan dengan kerisnya yang diletakkan berdiri diatas kursi pengantin laki-laki.
  • Sebagai tanda keabsahan utusan raja. Pada jaman kerajaan dulu, seorang utusan pada misi penting akan menunjukkan keris kerajaan sebagai tanda keabsahan / legitimasi bahwa si utusan sedang menjalankan tugas diutus sang raja.

Adapun fungsi keris yang masih berlaku pada masyarakat sampai sekarang diantaranya adalah :
– Keris sebagai ageman ( didalam upacara pernikahan adat jawa dan acara2 adat jawa lainnya).
– Keris sebagai kancing gelung ( pada tatacara pernikahan adat golongan priyayi jawa, hal ini masih sering kita jumpai).
– Keris sebagai pusaka piyandel

Source Keris
Comments
Loading...